komponen mep gedung

........
Tampilkan postingan dengan label Plumbing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Plumbing. Tampilkan semua postingan

Jenis Kanal Gedung ( Pengairan )

Distribusi penjatahan kebutuhan air banyak ragamnya di dalam kehidupan manusia. Tidak terkecuali pemanfaatan dari pengadaan air bersih dan sebagainya di suatu bangunan ( Gedung bertingkat ). Air memiliki sifat yakni, mengalir ke tempat yang lebih rendah, tergantung arah yang dikehendaki asalkan lebih rendah ( sumber ).


Ruahnya air jika tidak dibatasi akan tumpah/menyebar, untuk menyiasati supaya hal ini tidak terjadi dibuat suatu penampang "kooperatif" yang dinamakan pipa. Untuk kata bendanya didalam terminologi sistem bangunan diberi istilah Plumbing ( Pemipaan ). Alur dan jumlah yang tidak sedikit dari penggunaan pipa yang mengakibatkan timbul istilah ini. Para tenant/pengguna sebagai konsumen akhir dari pendistribusian air ( Bersih / kotor ) kerap tidak pernah meletakkan di dalam aktifitasnya, bahwasanya pengadaan air dalam suatu bangunan sudah tidak berdasarkan lagi kepada sifat muasal dari air, mengalir ke tempat/area lebih rendah.

Sumber pengadaan awal dari air adalah di lantai dasar ( tanah ) biasanya disebut Bak Penampung awal ( Reservoir / Ground Tangki), pengadaannya dapat dari Air olahan ( Produksi ) atau dari alam ( Air tanah ). Pengiriman awal setelah ditampung, peran dari suatu peralatan Mekanikal Elektrikal & Plumbing mulai terlihat, kombinasi yang apik dari semua peralatan akan menghantar, seyogyanya penglihatan dari sistem pendistribusian air bersih di suatu bangunan serta peruntukan yang lain dari sistem pemipaan ( Plumbing ).

Antara titik bawah ( Ground ) dengan titik atas ( Roof ) terhubung nyata dengan proses pemipaan. Semakin tinggi suatu bangunan makin banyak kebutuhan pipa yang dibutuhkan, analoginya. Pompa Transfer adalah peralatan ME ke-1 dari proses sistem plumbing yang diciptakan, untuk mengantarkan ke atas bagian bangunan dan ditampung oleh Roof Tank ( Tangki Penampung ). Pengaliran ulang yang dilakukan, tidak menggunakan pipa yang sama sehingga pendorongan ke "stasiun" akhir ( fasiltas terpasang ) untuk penggunaan memakai peralatan ME ke-2, Pompa Booster. Disini, terjadi penyeimbangan yang jelas dari masing-masing fungsi tiap peralatan. Pertanyaannya? Apakah sistem ini dapat diandalkan terus? Apakah Pipanisasi yang tersambung aman? Apa sebabnya tekanan dorong pompa Transfer tidak berkurang? Berapa lama sistem dapat diandalkan?

seterusnya......